Hujan tak henti-hentinya mengguyur kawasan Babakanmadang, Bogor, sejak Senin kemarin. Akibatnya, pagar sekolah ambruk dan menimpa sebuah mobil. Bukan cuma itu, angin kencang yang menyertai hujan juga merobohkan sejumlah pohon hingga menimpa rumah warga.
Menurut M Adam Handani dari BPBD Kabupaten Bogor, kejadian ini tersebar di lima kampung, tepatnya di Desa Cijayanti dan Bojongkoneng. Kerusakan paling parah terlihat di Kampung Tapos, Desa Bojongkoneng.
Di sana, tembok pembatas SMPN 2 Babakanmadang sepanjang 24 meter rubuh begitu saja.
Puing-puing pagar yang roboh itu sampai sekarang belum juga dibersihkan. Adam bilang, pihaknya masih berkoordinasi dengan sekolah. Yang jelas, lokasinya memang rawan. Kontur tanahnya labil, gampang bergerak dan berpotensi longsor kalau hujan deras datang lagi.
"Untuk evakuasi puing pagar belum ada pembahasan dari pengurus setempat ataupun pihak sekolah," kata Adam.
Artikel Terkait
RDF Rorotan Kembali Dihentikan, Bau Menyengat dan Kasus ISPA Kembali Mencemaskan Warga
Eropa Terjebak dalam Permainan Pecah Belah yang Abadi
Maling Nyasar dari Balkon Hotel, Terperosok ke Ventilasi Rumah
Peringatan MSCI dan Tantangan Reformasi Pasar Modal di Era Prabowo