Malam Minggu di Posko Terpadu penanganan bencana Aceh, suasana terasa tegang. Presiden Prabowo Subianto baru saja menerima laporan berbisik dari Mensesneg Prasetyo Hadi. Wajahnya serius, fokus pada satu hal: kebutuhan mendesak pemerintah daerah di wilayah yang dilanda bencana di Sumatera.
Dalam rapat terbatas yang digelar di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Prabowo langsung menyinggung soal anggaran. Dia menoleh ke arah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang hadir di sana. Intinya jelas, dia ingin pemda-pemda yang sedang berjuang menangani dampak bencana segera mendapat bantuan dana. Dan instruksinya kepada Mendagri tegas: setujui penambahan anggaran untuk mereka.
“Kemendagri, ada minta Rp 2 M ke kabupaten ya?” tanya Prabowo, merujuk pada laporan yang baru diterimanya.
Tanpa menunggu lama, dia langsung mengumumkan keputusan yang mengejutkan. Alih-alih menyetujui permintaan itu, dia justru menggandakannya.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Rute Pelarian dan Ganti Baju Pelaku Penyiraman Andrie Yunus
Jakarta Method: Sejarah Gelap Ibu Kota sebagai Sandi Perang Dingin
Lebaran 2026: 189 Ribu Kendaraan Telah Melintasi Cirebon di Aroma Mudik
Putra Ali Khamenei Dievakuasi ke Rusia untuk Operasi Darurat