Kabarnya, Mojtaba Khamenei, putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei, terbang diam-diam ke Rusia. Ini terjadi tak lama setelah beredar isu bahwa dia terluka akibat serangan gabungan AS dan Israel. Tujuannya? Menjalani operasi darurat.
Menurut laporan yang beredar, evakuasi rahasia ini dilakukan dengan pesawat militer Rusia. Mojtaba dikabarkan dalam kondisi yang cukup parah, sehingga harus segera dibawa ke Moskow. Operasi penyelamatan untuk kakinya itu, konon, bahkan dilakukan di istana kepresidenan Vladimir Putin sendiri.
Namun begitu, di tengah semua rumor tentang kesehatannya, Mojtaba sempat merilis sebuah pernyataan. Isinya penuh kemarahan, menuntut balas dendam terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Artikel Terkait
Golkar Desak Kajian Mendalam Sebelum WFH untuk Hemat BBM Diterapkan
Polisi Kembalikan Mobil dan Kambing Hasil Perampokan Sadis ke Pasangan Lansia di Cileungsi
Kondisi Andrie Yunus Stabil, RSCM Siapkan Tindakan Rekonstruksi Jaringan
Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Capai 144 Juta Orang, Minat Gunakan Mobil Listrik Ikut Meningkat