Prabowo Gandakan Anggaran Bencana di Tengah Malam Aceh

- Senin, 08 Desember 2025 | 00:15 WIB
Prabowo Gandakan Anggaran Bencana di Tengah Malam Aceh

Malam Minggu di Posko Terpadu penanganan bencana Aceh, suasana terasa tegang. Presiden Prabowo Subianto baru saja menerima laporan berbisik dari Mensesneg Prasetyo Hadi. Wajahnya serius, fokus pada satu hal: kebutuhan mendesak pemerintah daerah di wilayah yang dilanda bencana di Sumatera.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Prabowo langsung menyinggung soal anggaran. Dia menoleh ke arah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang hadir di sana. Intinya jelas, dia ingin pemda-pemda yang sedang berjuang menangani dampak bencana segera mendapat bantuan dana. Dan instruksinya kepada Mendagri tegas: setujui penambahan anggaran untuk mereka.

“Kemendagri, ada minta Rp 2 M ke kabupaten ya?” tanya Prabowo, merujuk pada laporan yang baru diterimanya.

Tanpa menunggu lama, dia langsung mengumumkan keputusan yang mengejutkan. Alih-alih menyetujui permintaan itu, dia justru menggandakannya.

“Saya kasih Rp 4 M,” ucapnya.

Langkahnya tak berhenti di situ. Perhatian kemudian beralih ke tingkat provinsi. Prabowo meminta Tito untuk juga mengalirkan dana yang lebih besar ke sana. Dia menyebut angka Rp 20 miliar, khusus untuk provinsi yang paling berat menanggung beban bencana.

“Kemudian untuk provinsi, untuk provinsi nanti dihitung, itu dihitung,” katanya, sambil berpikir sejenak. “Provinsi paling besar mana? Yang paling berat ya? Kirim Rp 20 miliar.”

Instruksi itu disampaikan dalam suasana malam di posko bencana. Gaya bicaranya spontan, langsung ke pokok persoalan. Terasa sekali nuansa keprihatinan sekaligus keinginan untuk bertindak cepat, jauh dari kesan rapat yang berbelit-belit. Fokusnya satu: bantuan harus segera turun ke daerah yang paling membutuhkan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar