Karena khawatir, Hakim pun sempat menegur si pengemuda motor. Pasalnya, badan penumpangnya miring dan kaki kirinya tampak terseret di aspal basah. Tapi teguran itu diabaikan begitu saja. Bahkan pengendara lain yang ikut menegur juga mendapat perlakukan serupa. Pria misterius itu tampak cuek dan terus melanjutkan perjalanan.
Tak lama kemudian, motor itu berhenti di sebuah warung pinggir jalan. Sang pengemuda terlihat membetulkan posisi duduk penumpang wanitanya, seolah-olah ia hanya tertidur. Melihat tak ada respon dan mungkin mengira itu urusan rumah tangga, Hakim dan Bahul memilih untuk melanjutkan perjalanan pulang. Mereka sama sekali tak menyangka bahwa yang dibawa pria itu adalah seorang mayat.
Keesokan harinya, tubuh Arifianti ditemukan warga di lokasi yang tidak jauh dari tempat ia terakhir kali dilihat oleh kedua saksi. Sore yang basah oleh hujan itu ternyata menyimpan akhir yang pilu bagi seorang perempuan dari Jaksel. Polisi kini masih menyelidiki motif dan mengejar pelaku yang diduga kuat adalah pria pembonceng misterius itu.
Artikel Terkait
Bamsoet Dorong Pelatihan Bahasa Jepang Cetak PMI Berkualitas untuk Isi 820 Ribu Lowongan
Jokowi Effect dan Kharisma Mad Ali Jadi Magnet Kader NasDem Hijrah ke PSI
KPK Naikkan Batas Laporan Gratifikasi, Aturan Pisah Sambut Dihapus
Kim Jong Un Siap Umumkan Strategi Nuklir Baru Usai Uji Rudal