Karena khawatir, Hakim pun sempat menegur si pengemuda motor. Pasalnya, badan penumpangnya miring dan kaki kirinya tampak terseret di aspal basah. Tapi teguran itu diabaikan begitu saja. Bahkan pengendara lain yang ikut menegur juga mendapat perlakukan serupa. Pria misterius itu tampak cuek dan terus melanjutkan perjalanan.
Tak lama kemudian, motor itu berhenti di sebuah warung pinggir jalan. Sang pengemuda terlihat membetulkan posisi duduk penumpang wanitanya, seolah-olah ia hanya tertidur. Melihat tak ada respon dan mungkin mengira itu urusan rumah tangga, Hakim dan Bahul memilih untuk melanjutkan perjalanan pulang. Mereka sama sekali tak menyangka bahwa yang dibawa pria itu adalah seorang mayat.
Keesokan harinya, tubuh Arifianti ditemukan warga di lokasi yang tidak jauh dari tempat ia terakhir kali dilihat oleh kedua saksi. Sore yang basah oleh hujan itu ternyata menyimpan akhir yang pilu bagi seorang perempuan dari Jaksel. Polisi kini masih menyelidiki motif dan mengejar pelaku yang diduga kuat adalah pria pembonceng misterius itu.
Artikel Terkait
Bocah 7 Tahun Terseret Arus Ditemukan Meninggal di Sungai Bendo Mongal Kediri
Pemudik Motor di Bekasi Antisipasi Perjalanan Molor Hingga 16 Jam
Menteri Sekretaris Negara Minta Maaf Atas Kemacetan Parah di Pelabuhan Gilimanuk
TNI Gelar Penyelidikan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Oknum dalam Kasus Andrie Yunus