Di sisi lain, dari kalangan TNI-Polri, selain Kapolri Sigit, hadir pula KSAL Laksamana Muhammad Ali dan KSAU Marsekal Tonny Harjono. Kepala BNPB Letjen Suharyanto dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo juga tampak hadir dalam pertemuan penting ini.
Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, ratas ini digelar untuk koordinasi lintas sektor. Tujuannya jelas: mempercepat penanganan bencana, tidak hanya di Aceh tapi juga di wilayah Sumatera lainnya yang terdampak.
"Bapak Presiden ingin langsung memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh jajaran, menteri-menteri terkait. Sebagian besar hadir untuk kita akan sekali lagi memutuskan langkah-langkah percepatan ke depan," ujar Prasetyo di sela-sela kesibukan di posko.
Nada darurat terasa jelas. Setelah melihat kondisi di lapangan, Presiden tampaknya ingin memastikan semua lini pemerintahan bergerak cepat dan solid. Rapat ini menjadi penanda bahwa penanganan bencana diprioritaskan secara serius.
Artikel Terkait
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Anggota Ombudsman Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
Jadwal Salat dan Imsak Palembang untuk 20 Ramadan 1447 H
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dalam OTT Kedua di Ramadan 2026
BMKG Catat 20 Kali Gempa dalam 5 Jam, Belum Ada Laporan Kerusakan