Prabowo Beri Tenggat: Listrik di Sumatera Harus Kembali Malam Ini

- Minggu, 07 Desember 2025 | 02:55 WIB
Prabowo Beri Tenggat: Listrik di Sumatera Harus Kembali Malam Ini

Presiden Prabowo Subianto mendesak jajarannya untuk segera mengembalikan aliran listrik ke wilayah-wilayah di Sumatera yang porak-poranda diterjang bencana. Targetnya jelas: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat harus terang kembali paling lambat Minggu malam ini.

Perintah itu disampaikan langsung oleh Prabowo dalam sebuah rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadinya di Bukit Hambalang, Bogor, Sabtu kemarin. Rapat itu dihadiri sederet menteri, pimpinan TNI-Polri, serta Dirut PLN Darmawan Prasodjo.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang hadir dalam pertemuan itu menjelaskan kondisi terkini.

"Di Sumatera Barat aliran listrik sudah hampir menyala seluruhnya," ujarnya.

"Namun begitu, di Sumatera Utara masih ada beberapa titik, seperti di Langkat dan Tapanuli, yang gelap. Demikian juga di beberapa wilayah Aceh. Presiden pun memerintahkan paling lambat besok malam, listrik harus sudah menyala seluruhnya," kata Teddy, mengutip arahan presiden.

Tak cuma soal listrik. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menekankan pentingnya membuka akses jalan darat yang terputus akibat banjir bandang dan longsor. Pemulihan infrastruktur ini disebutnya sebagai prioritas mendesak.

"Presiden Prabowo memerintahkan agar seluruh akses jalan darat di wilayah terdampak bencana harus segera dipulihkan, jembatan sementara bisa segera jadi, dan listrik harus segera menyala seluruhnya," jelas Teddy.

Ia menambahkan, pasokan BBM dan logistik pokok juga harus benar-benar dipastikan. "Jangan sampai kurang," tegasnya.

Prabowo secara khusus menyoroti pemulihan jalur menuju Kota Takengon di Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah yang masih terisolasi. Dengan nada tegas, presiden berpesan, "Jalur ini harus segera tersambung."

Di sisi lain, Prabowo juga berencana untuk turun langsung meninjau lokasi bencana. Ia disebut akan terus memantau perkembangan di lapangan dari waktu ke waktu.

Rapat malam di Hambalang itu sendiri dihadiri oleh sejumlah nama besar. Mulai dari Menkumham Prasetyo Hadi, Menteri PU Dody Hanggodo, hingga Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Dari jajaran TNI-Polri, hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, beserta para kepala staf angkatan.

Bencana banjir bandang yang melanda ketiga provinsi di Sumatera itu terjadi pada Selasa, 25 November lalu. Korban jiwa terus bertambah. Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana per 6 November 2025 mencatat, korban meninggal telah mencapai 914 jiwa. Sedihnya, 389 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dicari.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar