Wakapolri Gerak Cepat Kirim Bantuan Usai Dengar Keluhan Personel di Aceh Tamiang

- Jumat, 05 Desember 2025 | 14:00 WIB
Wakapolri Gerak Cepat Kirim Bantuan Usai Dengar Keluhan Personel di Aceh Tamiang

Markas Besar Polri baru saja mengirimkan bantuan perlengkapan untuk jajaran kepolisian di Aceh Tamiang. Bukan cuma perlengkapan pribadi, tapi juga kendaraan dinas yang sangat dibutuhkan di tengah situasi sulit pascabencana.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, keputusan pengiriman ini muncul setelah ia mendengar langsung keluhan dari para anggota di lapangan. Saat meninjau lokasi pada Rabu lalu, ia menyaksikan sendiri betapa terbatasnya kondisi mereka.

“Terima kasih telah menjaga warga. Kalian gimana? Apa kebutuhan kalian? Baju gimana?” tanya Komjen Dedi kala itu kepada Kapolres setempat.

Jawabannya sederhana tapi menyentak. “Kami baju sisa yang menempel di badan, Jenderal,” ujar Kapolres. Anggota lain pun mengalami hal serupa.

Mendengar itu, Dedi langsung berjanji untuk bertindak. “Kemarin anggota mengatakan baju yang tersisa, yang mereka punya hanya yang melekat di badan,” katanya di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Ia paham betul, meski serba kekurangan, mereka tetap bekerja keras melakukan evakuasi bersama TNI, Basarnas, dan relawan, sekaligus menjaga keamanan.

Nah, bantuan itu akhirnya tiba. Sejak Kamis (4/12), sejumlah barang sudah sampai di Aceh Tamiang via kargo dari Jakarta. Isinya antara lain 600 pasang sepatu dinas lapangan, 600 stel pakaian dinas, kaos, topi rimba, dan kaos kaki. Tak cuma itu, 20 unit motor trail dan lima genset juga sudah dikirim untuk mendukung mobilitas dan operasional.

Menurut Dedi, bantuan ini penting agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal. Kesehatan personel juga jadi perhatian utama pimpinan.

“Rekan-rekan, baik di polres maupun polsek adalah ujung tombak kami dalam melayani masyarakat. Dengan bantuan perlengkapan dinas dan operasional ini, tentunya Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Prabowo) berharap pelayanan yang rekan-rekan berikan kepada masyarakat Aceh Tamiang semakin optimal. Pimpinan tentu memahami situasi ini,” jelasnya.

Pengiriman bantuan ternyata belum berhenti. Hari ini, dua unit mobil double cabin, dua unit watergen untuk penyediaan air bersih, dan dua unit wifi portable turut dikirim. Sebelumnya, Dedi juga sudah meminta agar kendaraan taktis water treatment dari Brimob segera dialihkan ke lokasi bencana.

Semua langkah ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban para anggota yang bertugas. Di tengah segala keterbatasan, setidaknya mereka kini punya perlengkapan yang layak untuk terus bekerja melindungi warga.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar