Washington baru saja mengiyakan penjualan bom ke Kanada. Nilainya gila-gilaan, mencapai US$ 2,68 miliar atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 44,6 triliun. Langkah ini muncul di saat Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, sedang gencar-gencarnya menaikkan anggaran militer. Situasi hubungan dengan tetangga sebelah, Amerika Serikat, yang agak tak menentu rupanya jadi salah satu pemicunya.
Kabarnya, persetujuan resmi dari Departemen Luar Negeri AS ini diumumkan Kamis lalu, waktu setempat. Media AFP melaporkannya pada Jumat (5/12/2025).
Lalu, bom apa saja yang dibeli? Rinciannya cukup teknis. Ottawa akan mendapatkan 3.414 unit bom BLU-111. Masing-masing punya bobot 226 kg dan diklaim efektif untuk menghantam formasi pasukan musuh. Tak cuma itu, ada juga 3.108 unit bom GBU-39 yang punya presisi tinggi untuk membidik target spesifik.
Yang menarik, paket senjata ini juga dilengkapi lebih dari 5.000 kit JDAM. Fungsinya sederhana tapi krusial: mengubah bom biasa yang tak berpemandu jadi amunisi pintar yang bisa diarahkan.
Artikel Terkait
Oknum Petugas di Pelabuhan Ciwandan Diduga Jual Tiket dengan Harga Lebih Mahal
Manchester United Kukuhkan Posisi Ketiga Usai Tundukkan Aston Villa 3-1
Menhub Sebut Antrean Truk di Bandar Bakau Jaya Bagian dari Strategi Urai Kepadatan Merak
BRIN dan Agrinas Palma Jalin Kerja Sama Dongkrak Riset Sawit Berkelanjutan