"Memang banyak aspirasi dari daerah untuk relaksasi efisiensi yang akan dialokasikan untuk bencana," katanya.
Lalu apa tindak lanjutnya? Bima menyebut pihaknya akan segera bergerak. Namun begitu, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tidak bisa diambil oleh Kemendagri sendirian. Perlu ada pembicaraan lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan.
"Ini tentu harus kami koordinasikan dengan Kementerian Keuangan," pungkas Bima.
Jadi, bola kini ada di pihak pemerintah pusat. Sementara itu, di Sumatera Barat, tekanan akibat bencana terus berlangsung. Mereka menunggu kepastian, apakah permintaan mereka akan dikabulkan atau justru tenggelam dalam meja rapat yang panjang.
Artikel Terkait
Antrean Kendaraan Tembus 13.000 Unit, Puncak Arus Mudik Landa Pelabuhan Merak
Sporting CP Balikkan Kekalahan 0-3, Lolos Dramatis ke Perempat Final Liga Champions
Menhub Prediksi Puncak Mudik Roda Dua di Pelabuhan Ciwandan 18-19 Maret
Pria Diamankan Usai Coba Mencuri di Masjid Istiqlal Saat Iktikaf