tambahnya.
Rabu lalu, gemuruh alat berat akhirnya terdengar. Bagi warga yang terisolir, suara itu seperti musik. Sebuah secercah harapan. Personel Brimob datang bukan cuma untuk membuka jalan; mereka juga membawa bantuan konkret. Mulai dari makanan siap saji, air mineral, sampai popok dan susu formula untuk bayi. Bantuan itu langsung disambut dengan antusias dan rasa syukur.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, menegaskan arti penting langkah ini.
“Ini adalah bukti negara hadir untuk masyarakat,”
tegas Anom.
Memang, kehadiran mereka di lokasi bencana memberi napas baru. Setidaknya, ada harapan bagi warga untuk perlahan bangkit, memulihkan diri, dan mencoba menyusun kembali kehidupan yang porak-poranda diterjang longsor.
Artikel Terkait
Basarnas Banten Evakuasi Kapten Kapal Tanker Rusia yang Sakit Serius di Perairan Merak
Komnas Perempuan Apresiasi Respons Cepat Menpora, Soroti Pentingnya Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Olahraga
Kapolda Riau Gelar Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama di Polres Pelalawan
Yusril: Delpedro Cs Bisa Ajukan Praperadilan untuk Ganti Rugi