Ridwan Kamil punya penjelasan sendiri soal dua kendaraan mewah yang disita KPK. Mantan Gubernur Jawa Barat itu bersikeras bahwa motor Royal Enfield dan mobil Mercedes-Benz itu dibeli dengan uangnya sendiri. Namun, klaimnya langsung ditepis oleh penyidik KPK.
Pernyataan itu dia sampaikan saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Selasa lalu. RK tampak keluar dari gedung KPK dengan wajah lelah, namun sempat menyapa wartawan yang sudah menunggu.
Menurut sejumlah saksi, proses pemeriksaan berlangsung cukup panjang. RK sendiri mengaku tidak tahu menahu soal dugaan korupsi yang sedang diusut.
"Semua yang pernah ramai itu adalah dana pribadi, dana pribadi sendiri. Jadi tidak ada hubungan dengan perkara yang dimaksud, kira-kira gitu," ujarnya singkat.
Dia bahkan menegaskan kembali sebelum berpamitan. "Ya semuanya dana pribadi. Nanti itu yang menjadi kebenaran yang saya sampaikan."
Lalu dia menambahkan, "Lain-lain tanya ke lawyer saya ya. Saya izin, agak lelah."
Di sisi lain, fakta yang terungkap justru berkata lain. KPK sudah menyita moge dan Mercy itu sejak April tahun lalu. Yang menarik, mobil Mercy ternyata belum lunas pembayarannya oleh RK.
Mobil tersebut punya sejarah khusus. Rupanya, mobil itu sebelumnya adalah milik almarhum Presiden BJ Habibie.
RK membelinya melalui Ilham Habibie, putra mendiang Habibie. Belakangan, Ilham sudah menyerahkan sisa cicilan dari RK kepada KPK. Setelah itu, pihak KPK pun mengembalikan mobil tersebut kepada Ilham.
Jadi, meski RK bilang pakai uang pribadi, cerita tentang mobil Mercy ini punya alur yang sedikit lebih rumit. KPK jelas tidak menerima begitu saja penjelasan dari mantan gubernur itu.
Artikel Terkait
BPBD DKI Catat Lima Kelurahan Paling Rawan Kebakaran Sepanjang 2021-2025
China Bantah Tuduhan Trump Terkait Kapal Iran yang Dicegat AS
KAI Larang Penumpang Gunakan Kompor Listrik di Kereta, Sebut Risiko Korsleting dan Gangguan Operasional
Wanita Lompat ke Jurung Usai Cekcok dengan Pria di Bogor, Pencarian Dihentikan karena Tak Ada Jejak