Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tiba di Gedung KPK, Kuningan, Selasa pagi kemarin. Waktunya persis pukul 10.44 WIB. Ia datang untuk diperiksa terkait kasus pengadaan iklan di Bank BJB, didampingi sejumlah pengacaranya.
"Saya siap dan mendukung KPK memberikan informasi seluas-luasnya terkait apa yang menjadi perkara di sini," ujarnya singkat sesaat setelah turun dari mobil.
Sebenarnya, nama RK sudah lama berkeliaran di sekitar kasus ini. Bahkan, rumahnya sudah digeledah penyidik. KPK sendiri sudah cukup jauh menelusuri aliran dana, termasuk memeriksa transaksi yang melibatkan dirinya dan keluarganya. Intinya, mereka sedang mengikuti jejak uang.
Seperti diungkapkan Juru Bicara KPK, Asep, sehari sebelumnya.
"Follow the money, perkara BJB ya, tentu tidak hanya kepada keluarganya. Kalau di keluarganya sudah kita lakukan, tentunya juga kita minta data-data terkait dengan harta kekayaannya dan lain-lain, seperti itu. Ya tentu menyangkut juga dengan PPATK, kita lihat cash flow-nya, keluar-masuk uangnya dan lain-lain gitu ya. Termasuk dengan keluarganya," jelas Asep pada Rabu (1/10).
Artikel Terkait
Tito Karnavian Soroti 17 Wilayah di Sumatera yang Belum Pulih Pascabencana
Subuh Berjemaah di Masjid Nurul Iman, Polisi Riau Sapa Warga Sambil Gaungkan Kamtibmas dan Hijau
Prabowo Kembalikan Dana Daerah Rp 10,6 Triliun untuk Tangani Dampak Banjir di Tiga Provinsi
2026: Ketika Dunia Bergejolak, Indonesia Berbenah di Tengah Perang Sumber Daya