Pendekatan langsung ini memang terasa berbeda. Di wilayah yang masih tergenang, kehadiran seragam hijau dan putih itu bukan cuma soal keamanan. Mereka membawa stetoskop dan obat-obatan, sebuah bentuk perlindungan yang lebih manusiawi di saat darurat.
Apresiasi pun datang dari pimpinan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai gerak jajaran Polda Aceh responsif dan tepat sasaran. Sementara Kapolda Aceh, Irjen Marzuki Ali Basyah, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama, apalagi dalam situasi bencana seperti ini.
Selain pemeriksaan, warga juga mendapat obat sesuai kebutuhan. Tak lupa, edukasi kesehatan diberikan untuk mengantisipasi ancaman penyakit yang kerap muncul pasca-banjir, akibat lingkungan yang lembab dan tidak sehat.
Layanan ini rencananya akan terus berlanjut. Polres Aceh Barat berjanji akan memantau situasi dengan intens, memastikan bantuan kesehatan tetap mengalir seiring dengan surutnya genangan air.
Artikel Terkait
Tagihan Karaoke Picu Keributan, Polisi Buru Tujuh Pria di Parung
Puting Beliung Terjang Probolinggo, Rumah Roboh dan Pohon Tumbang Berantakan
PSI Banten Gelar Istighosah, Panjatkan Doa Khusus untuk Korban Bencana
Pezeshkian Ucapkan Terima Kasih ke Putin, Tuding AS dan Israel Campuri Urusan Dalam Negeri Iran