Begitu penjelasan Basarin di Medan, seperti yang dilaporkan.
Dia melanjutkan, meski menggunakan jalur udara, tidak semua lokasi punya tempat pendaratan yang memadai. Helipad tak tersedia di setiap desa. Nah, di sinilah metode "dropping" atau menjatuhkan barang dari udara menjadi pilihan terakhir yang terpaksa diambil.
Jadi, meski terlihat tidak ideal dan memicu kritik, cara tersebut dinilai sebagai jalan keluar darurat untuk mengatasi keterisolasian dan memastikan bantuan sampai, walau dalam kondisi yang mungkin tak lagi sempurna.
Artikel Terkait
Megawati Kirim Surat Ucapan Selamat untuk Pemimpin Tertinggi Iran Baru
Wapres Gibran Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan di Jalan
DPP PKB Berangkatkan 1.200 Warga Mudik Gratis ke Jateng dan Jatim
Korlantas: Angka Kematian Kecelakaan Mudik Turun 45% di Awal Operasi Ketupat 2026