Begitulah kira-kira protes resmi yang dikeluarkan Tokyo. Klaim dan tudingan pun saling berhamburan, seperti biasa.
Insiden terbaru ini nggak datang dari ruang hampa. Latar belakangnya cukup tegang. Bulan lalu, Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi, membuat pernyataan yang cukup menggigit. Dia mengisyaratkan kemungkinan intervensi militer jika China menyerang Taiwan. Pernyataan itu jelas bikin Beijing gerah, dan suasana jadi semakin runyam.
Jadi, ini bukan sekadar soal dua kapal yang nyelonong. Ini adalah babak baru dari ketegangan geopolitik yang sudah berlarut-larut. Masing-masing pihak bersikukuh dengan klaimnya, dan situasinya terasa seperti bara dalam sekam kelihatan tenang, tapi siap menyala kapan saja.
Artikel Terkait
Restorative Justice untuk Eggi dan Damai, Jokowi Awalnya Ingin Sidang
Salmon Serobot Arus, Simpang Lebak Bulus Jadi Ajang Taruhan Nyawa
Dua Pria Jadi Tersangka Usai Onani di Bus Transjakarta
Pegawai Karaoke di Parung Dipukul Pengunjung, Polisi Buru Pelaku