Mulai 1 Desember 2025 nanti, ada angin segar buat para petani dan pedagang di jalur Rangkasbitung-Merak. KAI Commuter bersama Ditjen Perkeretaapian (DJKA) bakal meluncurkan layanan kereta khusus untuk mereka. Kereta ini akan beroperasi menyusuri rute Commuter Line Merak yang sudah ada.
Lewat unggahan di Instagram @commuterline, disebutkan bahwa akan ada 14 perjalanan setiap harinya. Jadwalnya mengikuti pola Commuter Line Merak yang sekarang. Yang bikin menarik, tarifnya cuma Rp 3.000. Murah banget, kan?
Nah, pertanyaannya, gimana sih cara dapetin kartu khususnya? Simak infonya di bawah ini.
Gimana Caranya Daftar?
Kalau mau naik kereta ini, daftar dulu ya. Prosesnya gak ribet, kok. Intinya, kamu harus punya Kartu Petani dan Pedagang. Begini langkah-langkahnya.
- Pertama, siapin KTP atau tanda pengenal lain.
- Langsung aja datangi loket di Stasiun Commuter Line Merak mana pun yang dekat.
- Minta sama petugasnya untuk bikin Kartu Petani dan Pedagang.
- Nanti kamu dikasih formulir, isi aja dengan data yang benar.
- Tunggu sebentar buat proses verifikasi datamu.
- Kalau udah oke, petugas akan kasih kartunya langsung.
- Selesai! Kartu udah bisa dipakai.
Oh iya, perlu diingat. Tiket untuk kereta khusus ini cuma dijual di loket stasiun-stasiun di jalur Merak, ya. Gak bisa lewat aplikasi.
Ada Keuntungan Apa Aja?
Nah, punya kartu ini bukan cuma buat syarat. Ada beberapa manfaat praktis yang bakal kamu dapetin.
- Kamu bisa beli tiketnya jauh-jauh hari, mulai dari tujuh hari sebelum berangkat.
- Proses boarding-nya juga lebih awal. Bisa sampai dua jam sebelum kereta berangkat, jadi gak perlu buru-buru bawa barang banyak.
Lewat Stasiun Mana Saja?
Kereta ini bakal berhenti di semua stasiun sepanjang Commuter Line Merak. Buat yang belum tau, rutenya mencakup:
- Rangkasbitung
- Jambubaru
- Catang
- Cikeusal
- Walantaka
- Serang
- Karangantu
- Tonjongbaru
- Cilegon
- Krenceng
- dan berakhir di Merak.
Desain Keretanya Disesuaikan
Keretanya sendiri udah dirancang ulang biar lebih cocok untuk kebutuhan bawa barang. Setelah uji dinamis pertengahan Agustus 2025 lalu, akun Instagram resmi KAI (@kai121_) mengumumkan sejumlah penyesuaian.
Yang paling kentara, jumlah kursi dikurangi. Dari awalnya 106, sekarang cuma 73 kursi yang dipasang di sisi kanan dan kiri gerbong. Hasilnya? Ruang tengah kereta jadi lebih lega.
“Dengan begini, hasil panen atau barang dagangan bisa ditata dengan lebih leluasa di dalam kereta,” begitu kira-kira penjelasan dari unggahan tersebut.
Penyesuaian lain ada di pintu. Lebarnya ditambah dari 800 mm jadi 900 mm. Sekat antar pintu juga dihilangkan. Tujuannya jelas: biar naik-turun barang gampang dan cepat, tanpa hambatan.
Intinya, kehadiran kereta ini diharapkan bikin mobilitas petani dan pedagang lebih aman dan efisien. Mereka bisa mengangkut hasil bumi atau dagangan ke pusat kota dengan cara yang lebih nyaman. Semoga aja layanan baru ini benar-benar membantu, ya.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Tapanuli Selatan
DPR Minta Kejelasan Pemerintah soal Nasib RUU Inisiatif, Termasuk Perlindungan PRT
Kades dan Kontraktor Klaten Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Renovasi Masjid Rp 203 Miliar
Iran Tegaskan Hak Nuklirnya Tak Bisa Ditawar, Desak AS Tunjukkan Itikad Baik