"Kami minta tolong agar pemerintah mempercepat pengiriman bantuan," tegas Husni.
Masalahnya tak berhenti di situ. Akses jalan yang putus juga menghentikan distribusi BBM. Imbasnya, kapal-kapal yang biasanya mengangkut sembako ke daerah kepulauan terpaksa berhenti beroperasi. Jadi, krisis ini seperti rantai yang saling berkait.
Dengan stok yang tinggal menghitung jam, desakan untuk segera bertindak bukan lagi sekadar permintaan, melainkan teriakan minta tolong dari tanah yang terendam.
Artikel Terkait
Pezeshkian Ucapkan Terima Kasih ke Putin, Tuding AS dan Israel Campuri Urusan Dalam Negeri Iran
Banjir Pandeglang Surut, Warga Keluhkan Krisis Logistik dan Air Bersih
Kominfo Soroti Akar Masalah Keamanan Siber: Sistem Tua dan Kelalaian Manusia
MKGR Resmi Umumkan Susunan Baru, 250 Pengurus Siap Kawal Agenda Pemerintah