Campus Immigration Point Undip: Layanan Imigrasi Lengkap Pertama di Kampus Indonesia

- Senin, 01 Desember 2025 | 14:05 WIB
Campus Immigration Point Undip: Layanan Imigrasi Lengkap Pertama di Kampus Indonesia

Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan, Agus Andrianto, punya sebutan khusus untuk fasilitas baru di Universitas Diponegoro Semarang: spesial. Campus Immigration Point yang baru diresmikan itu bukan cuma yang pertama di Indonesia. Layanannya juga jauh lebih lengkap dibandingkan cabang-cabang Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Semarang lainnya.

Sebelumnya, layanan keimigrasian untuk wilayah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Demak, Kendal, dan Grobogan memang sudah tersebar di beberapa titik. Ada kantor di Krapyak, unit layanan paspor di Tentren Mall, ULP Manunggal Jati, dan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Grobogan. Namun, kehadiran titik layanan di kampus ini membawa angin segar.

"Alhamdulillah, untuk pertama kalinya di Indonesia kita resmikan Campus Immigration Point yang hadir di Universitas Diponegoro," ujar Menteri Agus dalam peresmian pada Senin (1/12/2025).

Menurutnya, yang membuatnya istimewa adalah ragam layanannya. "Yang spesial, jenis layanan yang kita hadirkan baik kepada WNI untuk pembuatan paspor baru, pergantian, atau paspor hilang dan rusak, plus layanan perpanjangan izin tinggal untuk WNA, semuanya dalam satu atap," jelasnya.

Hal ini, sambungnya, tak ditemukan di ULP atau Immigration Lounge yang biasanya hanya fokus pada pengurusan paspor saja.

Di sisi lain, Agus tak lupa menyampaikan apresiasinya pada Undip. Lokasi yang disediakan dinilainya sangat strategis.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Rektor dan seluruh sivitas akademika Undip, yang telah memfasilitasi seluruh proses pembangunan unit pelayanan ini," ucap Agus.

Sebagai balasan atas penyediaan tempat dan fasilitas yang diberikan cuma-cuma oleh kampus, Menteri Agus pun memberi instruksi khusus. Ia meminta Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono, untuk menempatkan petugas-petugas terbaiknya di sana.

"Saya minta Pak Haryono tempatkan petugas-petugas yang baik, berikan layanan yang terbaik. Jangan sampai mencoreng kewibawaan Undip," tegasnya.

Peresmian pagi itu berlangsung cukup meriah. Ditandai dengan pemukulan gong dan gunting pita di depan pintu, Menteri Agus memimpin langsung prosesi tersebut. Tampak hadir Rektor Undip Prof. Suharnomo, Plt. Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman, Dirjen Permasyarakatan Mashudi, serta sejumlah pejabat lainnya.

Rektor Undip, Profesor Suharnomo, tampak antusias. Kehadiran kantor imigrasi di dalam kampus disebutnya sebagai impian yang akhirnya terwujud.

"Ini kami impikan, Pak Menteri. Undip punya banyak mahasiswa asing, sekitar 300-an. Dan setiap tahun, pasti lebih dari 100 mahasiswa asing baru yang masuk ke sini," kata Suharnomo.

Dengan layanan satu atap yang kini tersedia, urusan dokumen keimigrasian bagi mahasiswa dan warga sekitar diharapkan menjadi jauh lebih mudah dan efisien.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar