Kali ini, KPK kembali memanggil pengusaha Billy Haryanto, atau yang lebih dikenal sebagai Billy Beras. Panggilan ini untuk memeriksanya sebagai saksi dalam kasus korupsi pembangunan jalur kereta api di lingkungan Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, khususnya untuk wilayah Medan.
Budi Prasetyo, juru bicara KPK, mengonfirmasi hal ini kepada wartawan pada Rabu (26/11/2025).
"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait proyek pembangunan jalur kereta api di lingkungan Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Wilayah Medan," ujarnya.
Rencananya, pemeriksaan bakal digelar di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Ini bukan pertama kalinya Billy dipanggil. Sebelumnya, pada Senin (29/9) lalu, dia juga sudah dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi untuk kasus serupa di wilayah Jawa Timur. Tapi, waktu itu Billy tak kunjung datang.
Di sisi lain, nama Billy Beras sendiri cukup dikenal di kalangan pengusaha. Dia adalah pengusaha beras asal Sragen dan pernah menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Umum Perpadi Jakarta.
Keterkaitannya dalam kasus ini ternyata cukup dalam. Namanya muncul dalam dakwaan terhadap Putu Sumarjaya, mantan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah. Dalam dokumen itu, Billy disebut-sebut turut menerima aliran dana senilai Rp 3,2 miliar. Cukup besar, bukan?
Artikel Terkait
Samsung Galaxy A26 5G Resmi di Indonesia, Tawarkan Layar 120Hz dan Fitur AI di Kelas Menengah
Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Gereja Bantul, Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku
Polisi Tangkap Mbah Mujiran (72) karena Curi Getah Karet, Publik Kembali Soroti Ketimpangan Hukum bagi Rakyat Miskin
Mendiktisaintek Turun Tangan Usut Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Konferensi Internasional Denmark