Sumut Berduka: Banjir dan Longsor Tewaskan Sepuluh Nyawa, Ribuan Warga Mengungsi

- Rabu, 26 November 2025 | 08:15 WIB
Sumut Berduka: Banjir dan Longsor Tewaskan Sepuluh Nyawa, Ribuan Warga Mengungsi

Wilayah Sumatera Utara diguncang bencana. Banjir bandang dan tanah longsor menerjang setidaknya enam kabupaten dan kota, menewaskan sepuluh orang.

Kombes Ferry Walintukan, Kabid Humas Polda Sumut, mengonfirmasi kabar duka ini pada Rabu (26/11/2025).

"Korban jiwa yang kita catat berjumlah sepuluh warga," ujarnya.

Ia melanjutkan, "Selain itu, ada tiga orang yang mengalami luka-luka. Dan yang cukup memprihatinkan, enam orang lainnya masih dalam proses pencarian."

Bencana ini tersebar di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Mandailing Natal, dan Nias. Menurut Ferry, ada dua puluh titik kejadian yang tercatat. Rinciannya, dua belas kasus tanah longsor mendominasi, disusul tujuh banjir, dan satu insiden pohon tumbang.

Dampaknya sungguh luas. Ratusan rumah warga dilaporkan rusak, dan kehidupan ribuan orang langsung berubah. Banyak yang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk menyelamatkan diri.

"Kita mencatat 2.393 kepala keluarga terdampak," jelas Ferry. "Sekitar 445 warga memilih untuk mengungsi sementara."

Di sisi lain, akses transportasi juga tak luput dari gangguan. Sejumlah ruas jalan utama masih terputus, tertutup material longsoran tanah atau terendam genangan banjir yang belum surut. Keadaan ini tentu saja mempersulit proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar