Suasana Danau Khayangan di Rumbai, Pekanbaru, pagi itu tampak berbeda. Ratusan pelajar SMA memadati area tersebut, bukan untuk rekreasi, tapi untuk ambil bagian dalam Gerakan 21.000 Pohon yang digagas Polda Riau. Antusiasme mereka terlihat jelas. Dengan semangat, mereka serukan pentingnya menyelamatkan lingkungan di Bumi Lancang Kuning.
Menurut sejumlah saksi, acara yang bertepatan dengan Hari Pohon Nasional 2025 ini dihadiri oleh sederet pejabat. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung, didampingi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Jarot Suprihanto. Tak kurang dari 500 siswa dari berbagai tingkatan turut serta.
Di tengah kerumunan itu, suara Alvino Radzaky Janersa, Ketua OSIS SMAN 9 Pekanbaru, mencuri perhatian. Baginya, kegiatan yang masuk dalam program Green Policing ini jauh lebih dari sekadar menanam.
"Ini instrumen edukatif yang mendasar banget sebenarnya. Untuk membentuk kesadaran anak muda seusia saya," ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Ia punya harapan besar. Alvino tak ingin program ini cuma jadi seremonial belaka, lalu mangkrak begitu saja. Menurutnya, ini harus berjalan berkesinambungan.
"Harapan saya, program terbaik Polda Riau ini tidak berhenti di sini. Harus selaras dengan program Asta Cita Prabowo Subianto dan tentu saja, sejalan dengan slogan Polda Riau sendiri, 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah'," tegas Alvino.
Di sisi lain, ia melihat nilai-nilai positif yang bisa digali dari sini. Program semacam ini, katanya, ampuh untuk membangun kesadaran generasi muda dalam menjaga keseimbangan alam.
"Menurut pandangan saya, ini bisa banget meningkatkan kesadaran kita sebagai generasi muda. Alam adalah tempat kita lahir dan akan kembali. Jadi, melalui program edukatif seperti Green Policing, semangat untuk menjaganya bisa hidup lagi," pungkasnya.
Gerakan hari itu bukan hanya tentang angka 21.000. Lebih dari itu, ia tentang menanam harapan. Harapan bahwa aksi kecil hari ini bisa berbuah kesadaran yang tumbuh subur di masa depan.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Perluasan Operasi Darat di Lebanon, Eskalasi Konflik dengan Hizbullah Kian Memanas
Hasto Kristiyanto: Pancasila Jangan Direduksi Jadi Jargon Politik, Harus Jadi Instrumen Pembebasan Ekonomi Rakyat
Prabowo Kenang Kedekatan dengan Ryamizard Ryacudu sejak Taruna, Fadli Zon: Hubungan Batin Dua Tokoh Bangsa
KPK Tunda Pelimpahan Berkas Perkara Korupsi Kuota Haji hingga Ibadah Haji Rampung