Berkshire Hathaway Akuisisi Taylor Morrison Senilai Rp120 Triliun, Jadi Gebrakan Pertama Era Greg Abel

- Senin, 01 Juni 2026 | 13:20 WIB
Berkshire Hathaway Akuisisi Taylor Morrison Senilai Rp120 Triliun, Jadi Gebrakan Pertama Era Greg Abel

Berkshire Hathaway Inc. mengumumkan akuisisi terhadap perusahaan properti Taylor Morrison Home Corp dalam sebuah kesepakatan senilai USD6,8 miliar, atau setara dengan sekitar Rp120 triliun. Langkah ini menjadi akuisisi besar pertama yang dilakukan perusahaan sejak Greg Abel resmi menggantikan Warren Buffett sebagai kepala eksekutif.

Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada Senin (1/6/2026), transaksi ini juga tercatat sebagai kesepakatan terbesar yang dilakukan Berkshire setelah pembelian perusahaan petrokimia Occidental Petroleum Corp pada awal tahun. Dengan nilai yang fantastis, akuisisi ini menandai babak baru dalam strategi ekspansi konglomerat investasi tersebut di bawah kepemimpinan Abel.

“Kami senang menyambut Taylor Morrison ke dalam portofolio Berkshire,” ujar Abel dalam pernyataan resminya pada Minggu.

“Seiring waktu, kami berharap dapat menyatukan operasi pembangunan rumah kami ke dalam platform gabungan yang memungkinkan kami untuk mewujudkan impian kepemilikan rumah bagi lebih banyak warga Amerika,” tambahnya.

Sementara itu, meskipun para investor telah menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Abel, banyak pihak berharap kesepakatan ini dapat mendorong kinerja saham Berkshire. Pasalnya, harga saham perusahaan telah mengalami penurunan sebesar 5,6 persen sepanjang tahun ini. Sebagai perbandingan, indeks S&P 500 justru mencatat kenaikan sebesar 10,7 persen pada periode yang sama.

Di sisi lain, Berkshire diketahui memiliki tumpukan uang tunai yang mencapai USD397 miliar pada akhir kuartal pertama. Jumlah tersebut merupakan level tertinggi yang pernah dicatatkan oleh perusahaan dalam sejarahnya. Kondisi keuangan yang kuat ini menjadi modal utama bagi Berkshire untuk terus melakukan ekspansi melalui akuisisi-akuisisi strategis.

Taylor Morrison sendiri merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Amerika Serikat. Perusahaan ini tidak hanya bergerak di bidang pembangunan rumah, tetapi juga menawarkan layanan keuangan seperti pinjaman dan asuransi kepada konsumen. Ke depannya, integrasi antara kedua entitas diharapkan dapat memperkuat posisi Berkshire di sektor properti dan jasa keuangan.

Kesepakatan ini direncanakan akan rampung pada paruh kedua tahun ini, menunggu persetujuan regulasi dan pemegang saham yang berlaku.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar