Atap MRT Senayan Ditambal Seng, Sisa Pohon Tumbang Masih Dibersihkan

- Jumat, 21 November 2025 | 12:15 WIB
Atap MRT Senayan Ditambal Seng, Sisa Pohon Tumbang Masih Dibersihkan

Atap lintasan MRT Jakarta di kawasan Senayan sempat jadi korban. Bukan karena kesalahan operasional, melainkan diterpa pohon yang tumbang akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu. Tapi tenang saja, kondisi itu kini sudah berangsur pulih.

Pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, pantauan di lokasi menunjukkan bagian atap yang rusak telah ditambal dengan material seng baru. Tembok yang sebelumnya ambrol juga sudah ditutup papan. Yang menarik, di kedua bagian yang diperbaiki itu ditempel stiker bertuliskan 'under maintenance' isyarat bahwa proses perbaikan masih berlangsung meski secara fisik sudah tampak tertangani.

Di sisi lain, suasana di sekitar lokasi kejadian masih ramai dengan aktivitas petugas. Beberapa personel dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota terlihat masih sibuk menebangi sisa-sisa pohon tumbang itu menjadi bagian-bagian kecil. Mereka bekerja hati-hati, mengamankan sisa dahan dan batang yang berserakan.

Tidak jauh dari sana, tepatnya di Jalan Sisingamangaraja menuju Blok M, aktivitas serupa juga berlangsung. Sebatang pohon besar sedang ditangani secara bertahap, dipotong dari atas oleh petugas yang tampak cekatan. Meski sedikit menghalangi jalur sepeda karena adanya pembatas cone, arus lalu lintas di kedua arah tetap lancar tanpa gangguan berarti.

Sementara itu, operasional MRT sendiri sudah kembali normal. Kalau kemarin, Kamis, layanan sempat dibatasi dari pukul 10.30 sampai 16.00 WIB, hari ini kereta sudah kembali melaju seperti biasa. Cukup melegangkan bagi para komuter yang mengandalkan moda transportasi ini.

Sebelumnya, kerusakan yang terjadi cukup mengkhawatirkan. Pohon tumbang itu membuat penutup lintasan MRT berlubang cukup besar. Tapi dalam waktu relatif singkat, tim sudah bergerak cepat menanganinya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar