Jakarta sedang berubah. Di tengah upayanya menjadi kota global, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung justru meluncurkan sebuah terobosan: Satuan Tugas Jaga Jakarta. Lembaga ini dibentuk bukan tanpa alasan. Fungsinya jelas, menjaga keamanan dan ketertiban Ibu Kota, menangani segala hal mulai dari banjir yang kerap melanda hingga mencegah tawuran yang masih terjadi.
Menurut Pramono, transformasi menuju kota dunia tidak hanya soal gedung pencakar langit dan infrastruktur megah. Ada elemen lain yang tak kalah penting.
"Jakarta sedang bertransformasi menuju kota global. Namun menjadi kota global bukan hanya tentang pembangunan fisik. Kesadaran kolektif masyarakat juga penting. Satgas Jaga Jakarta lahir dari kesadaran itu," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Cakupan kerja Satgas ini terbilang luas. Mereka akan berurusan dengan beragam isu kerawanan, mulai dari tawuran dan kriminalitas jalanan, konflik sosial, sampai ancaman disinformasi dan potensi radikalisme. Belum lagi ancaman alam seperti banjir, kebakaran, dan cuaca ekstrem yang selalu mengintai.
"Semua ini menuntut kewaspadaan yang tinggi dan pendekatan kolaboratif," tambah Pramono menekankan.
Artikel Terkait
Suzuki Ungkap Penyebab Rem Motor Blong dan Langkah Antisipasi
DPRD DKI Dorong Penataan Koridor Rasuna Said Jadi Lebih Manusiawi Usai Tiang Monorel Dicopot
Indonesia Desak UE Segera Patuhi Putusan WTO Soal Diskriminasi Minyak Sawit
Kerangka Manusia Ditemukan Terdampar di Dermaga Sungai Musi, Polisi Selidiki