Video yang menunjukkan area wisata Taman Safari Indonesia di Puncak, Bogor, terendam banjir hingga memaksa kendaraan wisatawan berbalik arah, mendadak ramai diperbincangkan. Rekaman itu viral di media sosial. Menanggapi hal ini, pihak pengelola akhirnya angkat bicara.
Marcom Manager TSI, Danang Wibowo, mengonfirmasi kejadian tersebut. "Betul, itu terjadi di Taman Safari," katanya ketika dihubungi, Kamis (20/11/2025). Menurutnya, peristiwa itu berlangsung pada hari Selasa lalu, sekitar di atas pukul 12 siang, mendekati sore hari.
Di sisi lain, Danang berusaha menenangkan publik dengan memastikan bahwa tidak ada satupun karyawan maupun satwa yang menjadi korban. Banjir yang datang tiba-tiba itu, katanya, tidak sampai meluas ke area lain. "Airnya langsung mengalir ke saluran yang sudah disiapkan," imbuhnya.
Soal keselamatan satwa, dia tegas. "Kita pastikan tidak ada satwa yang terbawa arus, itu tidak ada." Begitu pula dengan karyawan, tidak ada yang terluka. Pengunjung yang mendekati lokasi banjir pun segera dialihkan. "Mereka paham kondisinya, arusnya deras. Akhirnya bersedia memutar mobil dan lewat jalur alternatif yang lebih aman," jelas Danang.
Lantas, apa penyebabnya? Menurut penuturan Danang, hujan dengan intensitas sangat tinggi menjadi pemicu utamanya. Saat itu, jumlah pengunjung juga terbilang ramai. Namun begitu, dia menegaskan bahwa semua pengunjung yang berada di sekitar lokasi dalam kondisi aman dan sudah dievakuasi ke jalur lain.
"Kondisi pengunjung normal saja, jumlahnya ribuan lah ya. Tapi ya nggak semuanya berada di lokasi kejadian," ujarnya mencoba melukiskan situasi. "Kebetulan di area Puncak ini lagi tinggi intensitas hujannya. Debit air jadi tinggi, murni karena curah hujan yang ekstrem. Nggak meluap ke mana-mana," tambahnya, meyakinkan.
Sebagai langkah antisipasi, petugas telah disiagakan di titik-titik tertentu, terutama di kawasan satwa. Tugas mereka adalah memantau dan memberi informasi jika ada situasi yang membahayakan pengunjung atau hewan. "Keeper kita berjaga di situ. Kalau ada kondisi rawan, yang diprioritaskan ya keamanan pengunjung dulu," pungkas Danang.
Artikel Terkait
Indonesia Tegaskan Komitmen Inklusif di Dewan HAM PBB di Tengah Ketegangan Global
Polisi Amankan Sebelas Pengendara Motor Pelaku Konvoi dan Perusakan Portal JLNT Casablanca
Arsenal Hancurkan Tottenham 4-1 dalam Derby London Utara
DPR Mulai Susun Naskah Akademik RUU Perampasan Aset