Di sisi lain, Indonesia melihat peluang besar dari Jerman. Negeri itu punya keunggulan teknologi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Karena itulah, Indonesia ingin menggandeng Jerman untuk mempercepat transisi energi. Harapannya, transisi itu bisa berbasis alam, murah, dan terjangkau.
"Kami yakin, dengan pengalaman dan keahlian Jerman yang sudah diakui seperti dalam pengelolaan limbah berkelanjutan dan teknologi eko-inovasi kemitraan kita bisa menghasilkan solusi yang canggih sekaligus efektif," tambah Hanif, terutama dalam konteks Green Deal Uni Eropa.
Ia menutup dengan harapan. "Kami menantikan pertemuan yang produktif hari ini, dan tentu saja, kerja sama lebih lanjut dengan Jerman."
Artikel Terkait
Hillcon Masuk Papan Pemantauan Khusus Tahap II, Saham Anjlok 77% dalam Sebulan
Pemerintah Kalsel Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran Meski Harga Naik
Istri Pengusaha Ternama Tewas dalam Kecelakaan Moge di Kulon Progo
Gubernur DKI Usulkan Haul Tahunan untuk Ulama Betawi di Monas