Di sisi lain, Indonesia melihat peluang besar dari Jerman. Negeri itu punya keunggulan teknologi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Karena itulah, Indonesia ingin menggandeng Jerman untuk mempercepat transisi energi. Harapannya, transisi itu bisa berbasis alam, murah, dan terjangkau.
"Kami yakin, dengan pengalaman dan keahlian Jerman yang sudah diakui seperti dalam pengelolaan limbah berkelanjutan dan teknologi eko-inovasi kemitraan kita bisa menghasilkan solusi yang canggih sekaligus efektif," tambah Hanif, terutama dalam konteks Green Deal Uni Eropa.
Ia menutup dengan harapan. "Kami menantikan pertemuan yang produktif hari ini, dan tentu saja, kerja sama lebih lanjut dengan Jerman."
Artikel Terkait
Hujan Deras Pagi Ini, Jakarta Terjebak Lautan Logam yang Diam
Ramadan 2026: Potensi Dua Hari Suci Kembali Menghiasi Indonesia
Hujan Deras Lumpuhkan Transjakarta, Rute Ini Paling Parah
Waspada Banjir, Status Siaga di Dua Titik Ibu Kota Naik ke Level 3