Di sisi lain, Indonesia melihat peluang besar dari Jerman. Negeri itu punya keunggulan teknologi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Karena itulah, Indonesia ingin menggandeng Jerman untuk mempercepat transisi energi. Harapannya, transisi itu bisa berbasis alam, murah, dan terjangkau.
"Kami yakin, dengan pengalaman dan keahlian Jerman yang sudah diakui seperti dalam pengelolaan limbah berkelanjutan dan teknologi eko-inovasi kemitraan kita bisa menghasilkan solusi yang canggih sekaligus efektif," tambah Hanif, terutama dalam konteks Green Deal Uni Eropa.
Ia menutup dengan harapan. "Kami menantikan pertemuan yang produktif hari ini, dan tentu saja, kerja sama lebih lanjut dengan Jerman."
Artikel Terkait
Cemburu Buta Berujung Aib: Pacar Dianiaya dan Dipermalukan di Kendari
Iran Ancam AS dan Israel, Korban Kerusuhan Tembus 500 Jiwa
Piton Raksasa Telan Kambing Hidup-Hidup, Warga Buton Buru dan Tumpas
Semeru Muntahkan Awan Panas Sejauh 5 Kilometer, Status Tetap Siaga