Gunung Semeru Bergejolak, Aktivitas Tambang Dihentikan Paksa
Langit di selatan Lumajang sudah berubah warna. Sejak Rabu sore, status Gunung Semeru melonjak ke level tertinggi, siaga IV atau 'awas'. Dan responnya harus cepat.
Nafas industri tambang pasir di sekitar lereng Semeru terpaksa ditahan sementara. Pemerintah Kabupaten Lumajang memutuskan untuk menutup seluruh aktivitas pertambangan di kawasan yang masuk dalam daerah rawan bencana. Keputusan ini bukan main-main.
“Keselamatan manusia jauh lebih penting daripada produksi,” tegas Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dengan nada yang tak bisa ditawar. Suaranya terdengar tegas, mencerminkan situasi genting yang dihadapi. “Seluruh aktivitas pertambangan dihentikan sementara hingga situasi benar-benar aman.”
Artikel Terkait
FC Cincinnati Serius Incar Neymar, Komunikasi dengan Perwakilan Pemain Sudah Dibuka
Kominfo: Layanan Telekomunikasi Ramadan dan Lebaran 2026 Stabil Tanpa Gangguan Signifikan
Balita Tertabrak Mobil Bantuan Gizi di Indramayu, Kondisi Mulai Pulih
Pemerintah Pastikan Biaya Tambahan Haji Rp1,77 Triliun Tak Bebani APBN