Pasutri Luka Bakar Terkena Awan Panas Guguran Gunung Semeru
Sebuah insiden tragis menimpa pasangan suami istri asal Kediri yang mengalami luka bakar setelah terpapar awan panas guguran Gunung Semeru. Kejadian ini terjadi di kawasan Jembatan Gladak Parak, Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, ketika gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa tersebut sedang mengalami fase erupsi.
Kondisi Korban: Kedua korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan mencapai 20 persen pada bagian tubuh. Korban pria mengalami luka melepuh di area tangan dan kaki, sementara istri mengalami cedera di bagian wajah.
Kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi terduduk di depan rumah penduduk yang berlokasi di tepi jalan raya penghubung Malang-Lumajang. Masyarakat setempat yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama dengan membawa mereka ke Puskesmas terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut.
Menurut keterangan Samsul, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian, insiden ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Menjelang kejadian, wilayah Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro telah diguyur hujan yang disertai material debu vulkanik. Pihak berwenang sebelumnya telah menutup akses melintasi Jembatan Gladak Perak sebagai langkah antisipasi bahaya erupsi.
"Korban sudah dilarang melintasi jembatan karena dari kejauhan terlihat jelas luncuran awan panas guguran dari erupsi Gunung Semeru yang mengalir ke sungai di bawah jembatan. Namun, mereka tampaknya tidak mendengar peringatan atau memaksa untuk terus melintas," ujar Samsul.
Faktor cuaca yang didominasi kabut tebal dan jarak pandang terbatas diduga menjadi penyebab korban tidak dapat melihat secara jelas bahaya yang mengancam. Meskipun telah mendapat peringatan dari warga setempat, kedua korban tetap nekat melanjutkan perjalanan.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat. Insiden ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap protokol keselamatan saat berada di kawasan rawan bencana, khususnya selama periode aktivitas vulkanik yang meningkat.
Artikel Terkait
JPPI Desak Pemberhentian dan Pencabutan Gelar Guru Besar Unpad Terduga Pelaku Pelecehan
NO NA Rilis Single Rollerblade Jelang Tampil di Festival Head In The Clouds 2026
Jaksa Tuntut Mantan Pejabat Kemendikbud 6-15 Tahun Penjara atas Korupsi Chromebook Rp 2,1 Triliun
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Langsung Diwarnai Pelanggaran di Berbagai Front