Latar Belakang Insiden: Pada 19 Oktober 2025, di siang hari bolong, empat pelaku beraksi cepat merampas koleksi perhiasan bernilai fantastis senilai $102 juta. Kejadian ini mencoreng kredibilitas sistem keamanan institusi kebanggaan Prancis tersebut. Meskipun empat tersangka telah ditetapkan sebagai pelaku, seluruh barang rampasan hingga kini masih dalam pencarian.
Analisis pascainsiden mengungkap kelemahan fatal dalam sistem pengawasan. Pejabat keamanan museum mengakui cakupan kamera di perimeter luar tidak memadai dan terdapat area rentan seperti balkon yang tidak terlindungi dengan baik.
Sebagai respons menyeluruh, otoritas Louvre mengonfirmasi akan mengimplementasikan sistem keamanan berlapis. Selain penguatan sistem pengawasan visual, akan dipasang perangkat anti-intrusi canggih dan penghalang fisik penahan tabrakan kendaraan di jalur publik sekitar kompleks museum.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik sekaligus menciptakan standar baru proteksi untuk warisan budaya dunia yang tak ternilai harganya.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Soroti Luka Gereja: Pintu Tak Boleh Tertutup bagi Korban
Ahli Geologi Turun Tangan Selidiki Lubang Ajaib di Sawah Pombatan
Banjir Setinggi Pinggang Rendam Tiga Desa di Probolinggo
Asap Mesin Penghancur Batu Tewaskan Empat Penambang di Badakhshan