Operasi Zebra 2025 Dimulai, Korlantas Fokus pada Edukasi dan Teknologi
Pelaksanaan Operasi Zebra 2023 hari pertama di seluruh Indonesia berjalan stabil dan terkendali. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa operasi ini merupakan momentum krusial untuk menciptakan keselamatan jalan, khususnya menyambut peningkatan mobilitas warga pada libur Natal dan Tahun Baru mendatang.
Mengikuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tujuan Operasi Zebra 2025 adalah mewujudkan keamanan berlalu lintas dengan strategi yang berpusat pada edukasi, pengawasan, serta penegakan hukum yang didukung oleh data akurat.
Edukasi Jadi Senjata Utama Operasi Zebra
Irjen Agus menyatakan bahwa indikator kesuksesan Operasi Zebra tidak diukur dari banyaknya tilang, melainkan dari penurunan angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya. Untuk mencapainya, jajaran Polantas mengintensifkan kegiatan preemtif dengan pendekatan yang persuasif dan ramah.
Pada hari pertama, tercatat 3.934 kegiatan imbauan langsung yang menjangkau sekolah, kampus, pusat perbelanjaan, dan kawasan industri. Sebanyak 83.080 leaflet dan stiker berisi pesan keselamatan, seperti etika berkendara, kewajiban helm, dan bahaya kecepatan, telah disebarluaskan. Tidak ketinggalan, edukasi juga gencar di ruang digital melalui 50.797 publikasi di berbagai platform media sosial.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Terancam Rp 2,1 Triliun di Kasus Korupsi Laptop Sekolah
Eddy Hiariej Buka Suara: Tiga Jenis Penangkapan di KUHAP Baru Tak Perlu Izin Hakim
Eddy Hiariej Bantah Isu Polisi Superpower, Klaim KUHAP Baru Beri Kepastian Hukum
Setelah Banjir Terus Menerjang, 200 Santri di Bali Bertahan Belajar Tanpa Meja dan Buku