Latar Belakang Penangguhan Ekspor Senjata Jerman ke Israel
Kebijakan penangguhan parsial ekspor senjata ke Israel menjadi penanda perubahan signifikan dalam pendekatan diplomatik Jerman. Secara tradisional, Jerman dikenal sebagai salah satu sekutu terdekat dan paling mendukung Israel di kancah internasional.
Fakta menarik menunjukkan bahwa justru setelah serangan Hamas pada 7 Oktober, Jerman sempat meningkatkan volume ekspor senjatanya ke Israel. Peningkatan ini terjadi di tengah tekanan internasional yang semakin besar terhadap dukungan Jerman kepada Israel, seiring dengan melonjaknya jumlah korban sipil di Gaza.
Perubahan kebijakan Jerman terjadi tepat pada momen kritis, hanya beberapa hari sebelum rencana ofensif darat baru Israel di Jalur Gaza. Pemerintah Jerman kemudian memutuskan untuk menghentikan sementara pengiriman senjata yang akan digunakan secara spesifik di kawasan Gaza.
Data mencatat bahwa meskipun ada kebijakan penangguhan, persetujuan ekspor untuk peralatan militer senilai setidaknya €2,46 juta tetap diberikan. Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, di mana persetujuan ekspor senjata mencapai €250 juta untuk rentang waktu 1 Januari hingga 8 Agustus 2025.
Artikel Terkait
DM Instagram Jadi Bukti Baru Sidang Suap Kasus Minyak Goreng
Tragedi Warakas: Polisi Buru Penyebab Kematian Satu Keluarga
Prabowo Panggil Dasco dan Menteri Inti, Bahas Pemulihan Bencana hingga Instruksi Khusus
Gempa 6,5 Magnitudo Guncang Guerrero, Getaran Terasa hingga Mexico City