Bima Arya menjelaskan bahwa pencapaian inflasi tertinggi sepanjang 2025 ini tidak terlepas dari dinamika ekonomi global dan kondisi dalam negeri. Salah satu faktor global yang disebutkan adalah shutdown pemerintahan federal Amerika Serikat yang berlangsung sekitar 43 hari, yang turut mempengaruhi aktivitas ekspor-impor dunia.
Selain itu, tren deflasi yang terjadi di Cina akibat krisis properti dan kelebihan kapasitas produksi industri juga menjadi perhatian. Kenaikan harga emas di pasar global juga disebut memberikan andil dalam kenaikan inflasi secara keseluruhan.
Komoditas Penyumbang Inflasi di Dalam Negeri
Di tingkat domestik, beberapa komoditas menjadi penyumbang utama inflasi bulanan. Komoditas tersebut antara lain:
- Emas Perhiasan
- Cabai Merah
- Telur Ayam Ras
- Daging Ayam Ras
- Wortel
Pemerintah Daerah (Pemda) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tekanan harga, terutama yang dipengaruhi oleh faktor cuaca dan kondisi menjelang perayaan Natal serta Tahun Baru. Kolaborasi dan kerja sama antar daerah, khususnya dengan daerah-daerah yang memiliki kinerja baik dalam pengendalian inflasi, dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas harga.
Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.
Artikel Terkait
Serangan Udara Saudi Tewaskan 20 Separatis di Yaman, Ketegangan dengan UEA Meningkat
Remaja Magelang Hilang Usai Pendakian Singkat di Gunung Slamet
Gempa 5,4 SR Guncang Tual Dini Hari, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Badai Gaza: Hujan Deras Menguak Tragedi Kemanusiaan yang Semakin Parah