Jakarta - Suasana hangat terasa di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026) sore itu. Dalam acara buka puasa bersama insan pers, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak sekadar bersilaturahmi. Dia menyampaikan pesan penting: sinergi semua pihak adalah kunci utama untuk menyukseskan Operasi Ketupat 2026.
Menurut Sigit, pengamanan arus mudik tahun ini adalah agenda nasional yang jadi pekerjaan rumah bersama. “Ini PR kita semua,” tegasnya, “PR seluruh institusi dan instansi terkait.”
Dia mengajak seluruh jajaran dan mitra terkait untuk berkolaborasi. Dukungan media, kata dia, juga bagian yang tak terpisahkan dalam mengawal perjalanan pulang kampung masyarakat.
Mudik, bagi Sigit, adalah tradisi unik Indonesia. Jarang ditemui di negara lain. Karena itu, Polri berkomitmen penuh memberikan rasa aman. Tujuannya satu: memastikan masyarakat bisa pulang kampung dengan nyaman dan bahagia.
“Di situ kita harus beri kepastian. Agar mudik berjalan aman, nyaman, dan jadi sumber kebahagiaan,” imbuhnya. Tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ untuk 2026 pun diselaraskan dengan komitmen itu.
Namun begitu, aspek keamanan bukan satu-satunya yang disorot. Mantan Kabareskrim ini juga melihat mudik dari kacamata ekonomi. Dia berharap gelombang pemudik bisa memicu perputaran uang dari kota ke desa.
Artikel Terkait
Menteri Agama Tekankan Kolaborasi dengan Ormas di Pembukaan Muktamar Mathlaul Anwar
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Saling Menyalahkan
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Julio, Lepas dari Kenakalan Remaja