Pemerintah Pastikan Pengawasan dan Evaluasi Berkala Terhadap Badan Gizi Nasional

- Rabu, 03 Juni 2026 | 00:45 WIB
Pemerintah Pastikan Pengawasan dan Evaluasi Berkala Terhadap Badan Gizi Nasional

Pemerintah memastikan akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) demi memastikan lembaga tersebut bekerja optimal dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat.

“Kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan. Karena kita memang menghendaki Badan Gizi Nasional dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebaik-baiknya,” ujar Prasetyo dalam tayangan Breaking News Metro TV, Selasa, 2 Juni 2026.

Langkah evaluasi tanpa henti ini, menurut Prasetyo, merupakan bentuk keseriusan Kabinet Merah Putih dalam menjaga akuntabilitas pelaksanaan program di lapangan. Pemerintah tidak ingin ada kelonggaran sedikit pun dalam pemenuhan target gizi masyarakat, terlebih saat ini MBG gencar didistribusikan ke berbagai wilayah.

Melalui pengawasan yang terukur, Istana berharap jajaran internal BGN dapat terus membenahi tata kelola kelembagaan dan responsif terhadap catatan-catatan perbaikan. Hal ini dinilai krusial agar fungsi pelayanan publik yang diemban oleh BGN dapat dirasakan manfaatnya secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat luas.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali, dan setiap unit kerja di lingkungan Badan Gizi Nasional diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” ucap Prasetyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan merombak jajaran pimpinan BGN. Dadan Hindayana diberhentikan dari jabatan Kepala BGN. Dua lainnya yang dicopot adalah Wakil Kepala BGN terdahulu, yakni Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Brigjen Soni Sanjaya.

Sebagai gantinya, Nanik S. Deyang ditunjuk mengemban tugas sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara dua wakil kepala baru, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar