Kehadiran smartboard di sekolah-sekolah merupakan bagian dari program prioritas nasional pemerintah, yaitu Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. Program ini diamanahkan langsung oleh Presiden Prabowo kepada Kementerian Pendidikan.
Menteri Abdul Mu'ti menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. Pada tahun 2025 ini, program digitalisasi mencakup 288.865 satuan pendidikan. Hingga pertengahan November, lebih dari 145.000 unit papan interaktif digital telah tiba di berbagai sekolah, dengan total pengiriman yang telah berjalan mencapai 215.572 perangkat.
Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan perangkat teknologi seperti smartboard dan laptop, tetapi juga mencakup pelatihan bagi guru serta pengembangan bahan ajar digital yang komprehensif. Dengan ini, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang modern dan relevan dengan tantangan zaman.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah
Wamen Dalam Negeri Tinjau Penerapan WFH ASN Bekasi, Apresiasi Capaian 40 Persen