Dampak serangan juga meluas ke sektor infrastruktur penting. Beberapa distrik di Kyiv mengalami pemadaman listrik besar-besaran pada Jumat malam waktu setempat, diduga akibat serangan yang menyasar pembangkit listrik. Bahkan kedutaan besar Azerbaijan turut mengalami kerusakan, memicu protes diplomatik dari pemerintah Azerbaijan kepada Moskow.
Di wilayah timur Kyiv, kondisi bangunan tempat tinggal tampak memprihatinkan dengan puluhan jendela dan balkon yang hancur total. Presiden Zelensky menegaskan bahwa serangan ini dirancang secara khusus untuk menimbulkan kerusakan maksimal pada infrastruktur sipil dan masyarakat umum.
Gelombang serangan rudal dan drone Rusia ke Ukraina dalam beberapa bulan terakhir telah memecahkan rekor, dengan fokus utama pada penghancuran infrastruktur energi dan jaringan kereta api yang vital.
Artikel Terkait
Invasi AS ke Venezuela 2026: Katalis Kekacauan Global yang Tak Terhindarkan
Eddy Soeparno Desak 2026 Jadi Tahun Mitigasi Krisis Iklim
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tantangan Diplomasi Menanti