Kakorlantas Pantau Integrasi Smart City Bandung dengan Sistem ETLE
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, melakukan kunjungan kerja ke Polrestabes Bandung. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memantau langsung perkembangan sistem smart city yang diharapkan dapat terintegrasi penuh dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Kebijakan ini menjadi bagian penting dari agenda transformasi digital yang dicanangkan oleh Kapolri.
Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa sistem smart city di Kota Bandung memiliki multifungsi yang strategis. Sistem ini tidak hanya dirancang untuk mengelola dan mengendalikan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), tetapi juga untuk memantau situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) dengan teknologi mutakhir.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa kebijakan smart city akan terus mengalami pembaruan secara berkelanjutan. Salah satu kemampuan canggih sistem ini adalah kemampuannya dalam mengukur volume kendaraan dan memantau berbagai peristiwa secara real-time. Saat ini, sistem smart city Bandung telah terintegrasi dengan layanan darurat 110.
Rencana ke depan, sistem ini akan diserahkan dan diintegrasikan lebih luas. Kapolrestabes dan Polda akan melakukan integrasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), dinas pemadam kebakaran, dan dinas perhubungan. Integrasi ini bertujuan untuk menciptakan sistem keamanan dan lalu lintas yang komprehensif dan terpadu.
Saat ini, sistem smart city Bandung didukung oleh hampir 200 unit kamera CCTV yang terpasang di berbagai titik. Harapannya, seluruh kamera ini nantinya dapat difungsikan untuk melakukan capture terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas secara otomatis, yang kemudian akan diproses melalui sistem ETLE.
Kakorlantas Polri juga menegaskan komitmennya untuk mengedepankan penegakan hukum secara digital. Kebijakan yang diterapkan adalah 95 persen penindakan pelanggaran lalu lintas akan menggunakan sistem ETLE, sementara sisanya sebesar 5 persen akan dilakukan secara manual.
Melalui perkembangan teknologi ini, pihak Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Bandung, untuk selalu menaati peraturan lalu lintas. Masyarakat dihimbau untuk menggunakan helm dan mematuhi semua rambu lalu lintas demi terciptanya keamanan dan keselamatan bagi semua pengguna jalan.
Artikel Terkait
44 Warga Binaan Konghucu Terima Remisi Khusus Sambut Imlek 2026
17 Februari dalam Catatan Sejarah: Dari Tsunami Maluku 1674 hingga Kelahiran Buya Hamka dan Michael Jordan
Rooney Ingatkan Risiko Euforia United Strands, Cunha Tegaskan Fokus Hanya pada Poin
Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon