Turki Keluarkan Surat Penangkapan untuk Netanyahu, Tuduh Israel Lakukan Genosida di Gaza

- Sabtu, 08 November 2025 | 17:54 WIB
Turki Keluarkan Surat Penangkapan untuk Netanyahu, Tuduh Israel Lakukan Genosida di Gaza

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk PM Israel Netanyahu Terkait Dugaan Genosida

Turki secara resmi mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Surat perintah ini juga menyasar puluhan pejabat tinggi Israel lainnya yang dituduh terlibat dalam dugaan genosida.

Daftar Pejabat Israel yang Dijerat Surat Penangkapan Turki

Surat perintah penangkapan dari Turki menargetkan 37 pejabat Israel. Beberapa nama penting yang tercakup termasuk Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, dan Panglima Angkatan Darat Letnan Jenderal Herzi Halevi. Kantor kejaksaan Istanbul yang mengeluarkan pernyataan ini belum merilis daftar lengkap seluruh pejabat yang dimaksud.

Dasar Tuduhan Genosida dan Kejahatan Kemanusiaan oleh Turki

Pemerintah Turki mendasarkan tuduhan ini pada klaim kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida yang diduga dilakukan Israel secara sistematis di Gaza. Pernyataan resmi Turki juga menyoroti pengeboman rumah sakit persahabatan Turki-Palestina di Jalur Gaza yang dibangun oleh pemerintah Turki dan diserang Israel pada Maret sebelumnya.

Respons Pemerintah Israel atas Surat Perintah Penangkapan Turki

Pemerintah Israel memberikan tanggapan keras terhadap langkah Turki ini. Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz mengecam surat perintah penangkapan tersebut sebagai aksi humas atau PR stunt. Melalui pernyataan di platform X, Katz menyatakan "Israel secara tegas menolak aksi humas baru-baru ini yang dilakukan Erdogan."

Langkah Hukum Internasional Turki Terkait Konflik Israel-Palestina

Ini bukan pertama kalinya Turki mengambil langkah hukum internasional terkait konflik Israel-Palestina. Tahun sebelumnya, Turki telah bergabung dengan Afrika Selatan dalam mengajukan tuduhan genosida Israel ke Mahkamah Internasional. Sementara itu, gencatan senjata yang berlaku di wilayah tersebut sejak 10 Oktober merupakan bagian dari rencana perdamaian kawasan yang diinisiasi oleh Amerika Serikat.

Update terbaru mengenai perkembangan hubungan Turki-Israel dan proses hukum internasional terkait konflik Gaza ini terus menjadi perhatian global. Situasi ini memperlihatkan eskalasi ketegangan diplomatik antara kedua negara yang sebelumnya telah memiliki hubungan kompleks.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar