Anies menyoroti ketimpangan kebijakan dalam proyek KCIC WHOOSH, dimana beban utang mencapai Rp116 triliun ditanggung seluruh rakyat Indonesia, sementara manfaat langsungnya hanya dinikmati sebagian kecil masyarakat di wilayah tertentu.
"Kita ingat pernah ada pembangunan kereta cepat dari Jakarta ke Bandung. Yang menanggung adalah rakyat dari Sabang sampai Merauke, yang merasakan hanya sebagian. Inilah contohnya," jelas Anies.
Menurut analisis Anies, proyek-proyek semacam ini menimbulkan ketidakadilan ekonomi dan tidak sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan. Ia menekankan bahwa setiap program yang menggunakan uang rakyat harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia secara merata.
Artikel Terkait
PSM Makassar Siapkan 5.193 Tiket Online untuk Duel Sengit Kontra Persis Solo
Perajin Tegal Pangkas Ukuran Tahu Imbas Harga Kedelai Impor Melonjak
Selebrasi Ole Romeny Viral, Jadi Inspirasi dan Sorotan Publik
Pemuda Pencuri Kabel Tersengat 20.000 Volt di Gardu Listrik Jambi