Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara: 55 Korban Luka Dilarikan ke Rumah Sakit
Jakarta - Insiden ledakan mengguncang kawasan SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11) siang. Kejadian ini terjadi bersamaan dengan pelaksanaan Salat Jumat di sekolah tersebut. Menurut data terbaru dari Polda Metro Jaya, tercatat 55 orang menjadi korban ledakan dan telah dilarikan ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kronologi Ledakan SMAN 72 Jakarta dari Saksi Mata
Eva Damayanti (19), seorang penjaga warung pulsa di dekat lokasi kejadian, mengaku mendengar dua kali suara ledakan keras. "Kenceng bunyi ledakannya. Sedenger aku dua kali," ujar Eva saat ditemui di lokasi kejadian. Awalnya Eva mengira suara tersebut berasal dari ban kendaraan yang meletus.
Namun ketika mendekati sekolah, Eva menyaksikan situasi chaos dengan puluhan siswa mengalami luka-luka. "Udah rame anak SMA nangis. Cowok sama cewek pada nangis. Ada yang luka sama berdarah," tambahnya. Menurut pengakuannya, tidak terlihat api atau asap dari lokasi kejadian.
Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Alami Luka Serius
Talitha (17), salah seorang siswa kelas XI SMAN 72 Jakarta yang menjadi saksi mata, melaporkan kondisi korban yang cukup parah. "Kakinya juga ada yang keluar patah. Ada juga yang mukanya ancur. Ngelupas," ujar Talitha. Para korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut.
Talitha juga mengkonfirmasi terjadi dua kali ledakan yang terdengar saat Salat Jumat memasuki rakaat kedua. Saat kejadian, siswa perempuan sedang mengikuti kegiatan keputrian di sekolah.
Evakuasi Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta
Korban luka akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSI Cempaka Putih dan RS Yarsi. Hingga berita ini ditulis, pihak berwajib masih melakukan investigasi untuk menentukan identitas 55 korban dan penyebab pasti terjadinya ledakan di lingkungan sekolah tersebut.
Artikel Terkait
ASDP Terapkan Diskon Tiket dan Tarif Tunggal untuk Mudik Lebaran 2026
Wakil Ketua BS OJK Soroti Kontradiksi Nilai Ramadhan dengan Korupsi Rp310 Triliun
Anggota Polri Meninggal dengan Luka Mencurigakan, Propam Polda Sulsel Lakukan Visum dan Pemeriksaan
Aktivis HAM Soroti Ironi Anggaran Negara Usai Tragedi Anak Meninggal karena Tak Mampu Beli Alat Tulis