Serangan yang dilaporkan terjadi pada tanggal 29 Oktober ini menargetkan individu yang dituduh bertanggung jawab atas penahanan enam warga Israel: Bar Kuperstein, Ohad Ben Ami, Maxim Herkin, Elkana Bohbot, Segev Kalfon, dan Yosef-Haim Ohana. Kelima sandera ini disebutkan diculik dan dibawa ke Gaza selama serangan yang terjadi pada 7 Oktober.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa keenam sandera Israel tersebut telah berhasil dibebaskan. Informasi mengenai kondisi dan proses pembebasan mereka menjadi perhatian berbagai pihak.
Kisah penyanderaan ini semakin detail setelah salah satu mantan sandera, Segev Kalfon, memberikan kesaksiannya. Ia mengungkapkan kepada media The Jerusalem Post bahwa para sandera sempat ditahan di dalam sebuah lubang yang terletak di rumah milik Aql, pria yang ditewaskan dalam serangan tersebut.
Artikel Terkait
Harga Kedelai Impor Melonjak, Perajin Tempe Jember Pangkas Produksi dan Tenaga Kerja
Tiga Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Pria di Sukabumi Diringkus di Banten
Pendaftaran Polri 2026 di NTT Ramai, 3.660 Calon Ikuti Seleksi Ketat
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas dalam Plastik, Pesan Tolong Dimakamkan Anakku Syalwa Tertempel