MURIANETWORK.COM - Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, memberikan apresiasi atas keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melanjutkan Program Mudik Gratis pada 2026. Program yang mencakup penambahan kuota dan layanan pengangkutan sepeda motor gratis ini dinilai sebagai langkah nyata untuk membantu warga, khususnya yang berpenghasilan menengah ke bawah, pulang kampung dengan lebih aman dan terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.
Apresiasi untuk Solusi Konkret Keselamatan
Fahira Idris menilai penambahan layanan pengangkutan sepeda motor merupakan terobosan penting. Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pemudik yang nekat menempuh perjalanan jarak jauh dengan roda dua, yang secara statistik memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi. Dengan layanan ini, pemudik tetap dapat membawa kendaraannya ke kampung halaman tanpa harus menghadapi risiko fisik di jalan raya.
“Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta patut diapresiasi, apalagi ada penambahan kuota dan layanan pengangkutan sepeda motor. Ini solusi konkret agar warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh dengan sepeda motor yang risikonya jauh lebih tinggi,” tutur Fahira di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Imbauan Prioritas Keselamatan di Jalan
Sebagai bentuk kepedulian, Fahira secara khusus mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan kembali niat mudik menggunakan sepeda motor. Dia mengingatkan bahwa faktor kelelahan, muatan berlebih, dan kondisi jalan sering kali menjadi pemicu insiden fatal, terutama dalam arus mudik yang padat. Data dari berbagai sumber pun menunjukkan dominasi sepeda motor dalam statistik kecelakaan lalu lintas.
“Sepeda motor sebaiknya menjadi pilihan terakhir untuk mudik jarak jauh. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai niat silaturahmi justru berujung musibah di jalan,” tegasnya.
Dampak Sosial dan Kelancaran Program
Di luar aspek keselamatan, program ini juga memiliki dampak sosial ekonomi yang signifikan. Dengan meringankan beban biaya transportasi yang kerap melonjak saat Lebaran, program ini membantu menjaga tradisi silaturahmi bagi banyak keluarga. Fahira berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan mematuhi seluruh prosedur pendaftaran yang berlaku.
Dia juga menambahkan bahwa jika kuota dari Pemprov DKI telah terpenuhi, masyarakat masih memiliki alternatif lain dengan program serupa dari kementerian, lembaga negara, BUMN, maupun pihak swasta.
“Jika kuota mudik gratis Pemprov Jakarta sudah terpenuhi, warga juga bisa memantau program mudik gratis lain yang rutin digelar kementerian, lembaga, BUMN, maupun pihak swasta. Banyak pilihan yang bisa dimanfaatkan demi perjalanan yang lebih aman,” lanjut Fahira.
Rincian Pendaftaran dan Kuota
Untuk pelaksanaannya, Pemprov DKI Jakarta akan membuka pendaftaran melalui situs mudikgratis.jakarta.go.id mulai 22 Februari 2026. Program tahun ini menargetkan 20 kota dan kabupaten tujuan, dengan penyediaan 661 bus yang dapat mengangkut sekitar 26.500 pemudik. Calon peserta diharapkan mempersiapkan data diri dan keluarga dengan lengkap serta memperhatikan jadwal pendaftaran sesuai klaster kota tujuan masing-masing.
Artikel Terkait
Polresta Pati Bangun Jembatan Darurat dan Permanen untuk Warga Dukuh Bongkar yang Terisolasi
Puluhan Santri Ponpes di Ngawi Keracunan Usai Konsumsi Makanan Bergizi Gratis
Persebaya Tumbang dari Bhayangkara, Rekor 13 Laga Tak Terkalahkan Terhenti
Pemerintah Alihkan Fokus Ketahanan Pangan dari Beras ke Perikanan