Model Mamdani: Ancaman Eksistensial Bagi Israel Menurut Israel Hayom

- Rabu, 05 November 2025 | 19:40 WIB
Model Mamdani: Ancaman Eksistensial Bagi Israel Menurut Israel Hayom
Model Mamdani: Ancaman Eksistensial bagi Israel Menurut Israel Hayom

Surat Kabar Ibrani ISRAEL HAYOM: "Model Mamdani" adalah Ancaman Eksistensial bagi Israel

Surat kabar Ibrani, ISRAEL HAYOM, menulis dalam sebuah analisis mendalam. Mereka menyatakan bahwa terpilihnya Zohran Mamdani sebagai wali kota New York, dari perspektif kalangan Zionis, merupakan sebuah ancaman eksistensial bagi masa depan Israel.

Menurut laporan tersebut, Zohran Mamdani telah membawa sebuah model politik baru yang mengancam fondasi dukungan tradisional untuk Israel. Model ini diklaim berhasil melemahkan pengaruh organisasi-organisasi Yahudi utama yang selama ini menjadi tulang punggung hubungan dengan Israel.

Kekhawatiran terbesar yang diungkapkan Israel Hayom adalah keberhasilan Mamdani dalam menciptakan dan mempopulerkan sebuah identitas baru di kalangan generasi muda Yahudi yang bersifat anti-Israel. Pendekatan ini, yang didasarkan pada dukungan terhadap kelompok Yahudi anti-Zionis, dianggap mengikis narasi tradisional tentang hubungan antara diaspora Yahudi dan Negara Israel.

Peringatan yang lebih luas juga disampaikan. Media tersebut memprediksi bahwa jika model politik Mamdani terbukti sukses dan berkelanjutan di New York, pola yang sama berpotensi besar untuk terulang di kota-kota besar lain dengan populasi Yahudi yang signifikan, seperti London, Paris, dan Toronto. Hal ini pada akhirnya akan menantang dan berpotensi memutus ikatan historis yang telah lama terjalin antara komunitas Yahudi di seluruh dunia dengan Israel.

Sebagai catatan penting, pemilihan wali kota New York ini mengungkap perpecahan yang jelas dalam dukungan komunitas Yahudi setempat. Sebagian komunitas memilih untuk mendukung Andrew Cuomo, kandidat yang didukung oleh mantan Presiden Donald Trump dan mendapat dukungan dari pihak Israel. Namun, sebagian lainnya justru memberikan dukungan kepada Zohran Mamdani.

Dukungan dari sebagian komunitas Yahudi New York kepada Mamdani ini bahkan memicu reaksi keras dari Donald Trump. Mantan presiden tersebut secara terbuka menyatakan kemarahannya dan menyebut warga Yahudi yang mendukung Mamdani sebagai orang bodoh (stupid person).

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar