Repan Warga Baduy Dibegal di Jakarta: Kronologi Lengkap & Fakta Pilu Korban

- Rabu, 05 November 2025 | 13:36 WIB
Repan Warga Baduy Dibegal di Jakarta: Kronologi Lengkap & Fakta Pilu Korban
Kisah Repan Warga Baduy Dibegal di Jakarta - Kronologi dan Fakta

Repan, Warga Baduy Dalam Dibegal di Jakarta: Tak Dilayani RS dan Berjalan Berdarah Cari Rumah Pelanggan

Sebuah peristiwa tragis menimpa Repan, seorang warga Baduy Dalam, yang menjadi korban begal di kawasan Cempaka Putih, Jakarta. Kejadian ini berlangsung saat Repan sedang berjualan madu. Setelah dibegal dan mengalami luka, Repan berusaha mendapatkan pertolongan medis di sebuah rumah sakit di Cempaka Putih. Sayangnya, ia tidak dilayani karena tidak memiliki identitas berupa KTP.

Dalam kondisi terluka, Repan memutuskan untuk berjalan kaki menuju rumah seorang pelanggan setianya, Johan Chandra atau yang akrab disapa Nello, yang berada di Tanjung Duren. Nello mengaku sangat terkejut karena Repan mampu menemukan jalan dari Cempaka Putih ke rumahnya dengan kondisi tangan kanan yang terluka dan masih bersimbah darah.

"Itu yang aneh ya, bisa tahu jalan. Itu emang kehebatan orang-orang Baduy sih," ujar Nello saat ditemui di Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Rabu (5/11).

Pertemuan Pertama dan Jejak Menuju Rumah

Nello pertama kali bertemu dengan Repan di sebuah SPBU di Jalan Arjuna. Saat itu, Nello membeli madu dari Repan dan memberikan kartu nama yang berisi alamat rumahnya. "Saya kasih alamat waktu di jalanan ketemu pertama. Saya bilang 'Kamu ke tempat saya ya, ini alamat saya kalau misalnya mau istirahat dan sebagainya boleh'," jelas Nello.

Repan mengungkapkan bahwa dia menggunakan Monas sebagai patokan untuk menemukan rumah Nello. Dari Monas, dia bertanya kepada beberapa orang hingga akhirnya tiba di tujuan. Hingga kini, luka di tangan kirinya masih terasa sakit meskipun sudah dijahit. "Urang langsung leumpang ka arah Monas terus langsung kadieu (saya jalan kaki ke arah Monas terus langsung ke sini rumah Pak Nello)," kata Repan.

Kerugian Akibat Begal dan Penyidikan Polisi

Akibat peristiwa begal ini, Repan mengalami kerugian yang tidak sedikit. Dia kehilangan 10 botol madu, sebuah ponsel, dan uang tunai senilai Rp 3 juta. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini dan telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap pelaku.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar