Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang wilayah Afghanistan pada hari Senin, 3 November. Menurut laporan dari Badan Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada di kedalaman 28 kilometer dengan episentrum di dekat Kota Mazar-e-Sharif.
Bencana ini mengakibatkan kerusakan parah dan korban jiwa. Otoritas setempat melaporkan setidaknya 20 orang meninggal dunia dan 643 orang lainnya mengalami luka-luka. Kerusakan bangunan dilaporkan terjadi di Provinsi Samangan dan Kota Mazar-e-Sharif, termasuk kerusakan pada masjid bersejarah, Masjid Biru.
Afghanistan merupakan wilayah yang sangat rawan gempa bumi karena letaknya di pertemuan dua lempeng tektonik aktif. Kondisi geografis ini sering memicu guncangan dahsyat, seperti yang terjadi pada tahun 2015 dan 2023, dimana ratusan hingga ribuan orang menjadi korban.
Dengan populasi sekitar 523 ribu jiwa di Kota Mazar-e-Sharif, gempa ini kembali mengingatkan tingginya risiko bencana seismik di Afghanistan dan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi.
Editor: Raditya Aulia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jombang Berhenti Beroperasi Akibat Dana Operasional dari BGN Mandek
Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Taklukkan Mozambik 1-0
WNA Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam Center, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Timnas Putri Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Laga Penutup FIFA Matchday