Tawuran di Sawangan Depok: 2 Remaja Terluka Bacok, Polisi Buru Pelaku

- Sabtu, 01 November 2025 | 14:24 WIB
Tawuran di Sawangan Depok: 2 Remaja Terluka Bacok, Polisi Buru Pelaku

Tawuran di Sawangan Depok: 2 Remaja Terluka Bacok, Polisi Buru Pelaku

Depok - Dua remaja berinisial J dan DF menjadi korban tindak kekerasan dalam sebuah tawuran yang terjadi di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Insiden berdarah ini dilaporkan terjadi pada Jumat malam, 31 Oktober 2025.

Kronologi Tawuran di Pasir Putih Depok

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini berawal dari janji temu antar-geng yang diatur melalui media sosial Instagram. Sekelompok remaja berjumlah 10 orang berkumpul di lokasi dengan niat untuk tawuran.

"Korban dan rekan-rekannya janjian via akun Instagram With You 4 All dengan akun pelaku @27_allbase_ sekitar pukul 18.00 WIB," jelas Budi dalam keterangan resminya.

Korban Dikejar dan Dibacok Saat Kabur

Situasi berubah menjadi buruk ketika kedua korban yang kalah jumlah berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Kelompok lawan mengejar dan melukai mereka dengan senjata tajam jenis celurit.

"Korban yang panik berusaha melarikan diri. Julian, yang berboncengan dengan temannya, Deri, langsung dibacok dengan celurit setelah terjatuh dari motor," ujar Budi merinci kronologi kejadian.

Kondisi Korban dan Klarifikasi Hoaks

Kedua remaja tersebut mengalami luka bacok yang serius. Korban J menderita luka di bagian punggung sebelah kiri, sementara DF mengalami luka bacok di area wajah.

Budi juga memberikan klarifikasi penting: "Tidak benar salah satu korban tewas. Kedua korban masih hidup dan masih dirawat di RSUD Kota Depok."

Bukti dan Pengejaran Pelaku Tawuran

Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis golok dan satu unit motor Suzuki Nex dengan nomor polisi B 6538 ZFP. Barang bukti ini diamankan di Polsek Bojongsari untuk kepentingan proses hukum.

Hingga saat ini, para pelaku masih dalam pengejaran oleh anggota kepolisian. Polres Metro Depok aktif melakukan penyelidikan untuk menangkap semua yang terlibat dalam tawuran ini.

Imbauan Polisi untuk Masyarakat

Polres Metro Depok mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para pelajar dan generasi muda, untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran dalam bentuk apa pun.

"Tawuran merugikan orang lain, menimbulkan korban, menimbulkan rasa takut, dan mengganggu ketertiban umum," tegas AKP Made Budi menutup pernyataannya.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini diharapkan dapat melaporkan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyidikan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar