Banjir di Hoi An Vietnam Surut, Korban Tewas Capai 13 Orang
Banjir besar melanda kawasan Vietnam tengah, termasuk kota warisan dunia Hoi An dan Hue, setelah hujan deras dengan curah ekstrem. Peristiwa alam ini telah mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang signifikan.
Dampak Kerusakan Akibat Banjir Vietnam
Banjir yang melanda Vietnam tengah ini menyebabkan lebih dari 116.000 rumah terendam air dan 5.000 hektare lahan pertanian rusak. Infrastruktur transportasi seperti jalan raya dan rel kereta api juga mengalami kerusakan parah, mengakibatkan terputusnya lalu lintas dan pasokan listrik di berbagai wilayah.
Korban Jiwa dan Evakuasi
Berdasarkan laporan Reuters, jumlah korban tewas akibat bencana banjir ini telah mencapai 13 orang, sementara 11 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Proses evakuasi dan pencarian korban terus dilakukan oleh tim penolong di lokasi bencana.
Proses Pemulihan Pasca Banjir
Pada Jumat (31/10), kondisi banjir di Hoi An mulai menunjukkan perbaikan dengan air yang mulai surut. Para warga setempat telah mulai melakukan proses pembersihan dan perbaikan terhadap rumah serta perabotan yang rusak akibat terendam banjir. Kota Hoi An yang merupakan bekas pelabuhan perdagangan penting di Asia Tenggara ini perlahan mulai beraktivitas normal kembali.
Artikel Terkait
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja
Kedubes Iran Kunjungi Keluarga di Kampar yang Beri Nama Bayi Ali Khamenei