Pohon Tumbang di Dharmawangsa Tewaskan Pengemudi, Pemprov DKI Tanggung Biaya Penanganan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang pengemudi akibat pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (30/10) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pramono Anung menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menanggung seluruh biaya penanganan korban. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Saya atas nama Gubernur dan Pemerintah DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa yang mendalam," ujarnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (31/10).
Korban Tewas dan Luka-Luka dalam Insiden Pohon Tumbang
Korban meninggal diidentifikasi sebagai Adi Sucipto (50), pengemudi mobil Avanza hitam yang tertimpa pohon tumbang. Menurut Lurah Pulo, Sumarni, insiden terjadi saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Kebayoran Baru selama lebih dari 30 menit.
Total terdapat empat mobil dan satu sepeda motor yang tertimpa pohon dalam kejadian ini. Selain korban meninggal, satu orang lainnya mengalami luka di bagian kepala dan telah dirujuk ke RS Pertamina untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Pemantauan Langsung dan Tanggung Jawab Pemprov DKI
Pemprov DKI Jakarta terus memantau secara langsung kondisi lapangan pasca hujan deras dan angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai lokasi. "Hingga pukul 22.00 WIB, dan saya memonitor terus secara langsung," tegas Pramono Anung.
Pihak pemerintah provinsi menegaskan akan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh korban yang terdampak bencana pohon tumbang ini. Kondisi lalu lintas yang padat disebut menjadi faktor yang menyulitkan pengendara untuk menghindar ketika pohon besar di tepi jalan tumbang.
Insiden Serupa dalam Seminggu Terakhir
Ini merupakan kasus kedua korban tewas akibat pohon tumbang dalam seminggu terakhir. Sebelumnya, pada Minggu (26/10/2025), pengemudi Lexus bernama Harry Danarjojo juga meninggal dunia setelah tertimpa pohon palem di kawasan elite Pondok Indah. Korban dikenal sebagai eksekutif di sebuah perusahaan energi.
Kejadian beruntun ini mengingatkan pentingnya pemeliharaan dan pemeriksaan rutin pohon-pohon besar di jalanan Jakarta, terutama menjelang musim hujan dengan potensi angin kencang.
Artikel Terkait
118 BEM Nusantara Dialog Langsung dengan Mentan, Bahas Swasembada Pangan hingga Koperasi Desa
Calon Jemaah Haji Asal Mamuju Meninggal di RS Wahidin Sesaat Sebelum Diberangkatkan ke Tanah Suci
Mahfud MD Ungkap Sembilan Kultur Buruk di Polri, Kekerasan hingga Korupsi Jadi Sorotan Utama
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Berpotensi Hujan Sedang pada Kamis