Bahlil menjelaskan bahwa etanol adalah bahan bakar terbarukan yang berasal dari jagung, tebu, dan singkong. Pencampuran etanol dengan Pertalite bertujuan untuk mengurangi emisi dan menciptakan energi yang lebih bersih.
Menurutnya, penggunaan etanol dalam BBM sudah menjadi praktik global yang diterapkan banyak negara. "Di Amerika sekarang sudah ada mandatori E20. Di Brasil itu sudah ada E85. Di India sudah E30, di Thailand sudah mandatori E20," jelas Bahlil.
Respons Bahlil Terhadap Isu Hoaks Etanol
Bahlil menduga bahwa penyebar isu hoaks mengenai etanol adalah pihak-pihak yang tidak ingin kuota impor BBM dipangkas. Kebijakan etanol merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada impor BBM fosil.
Artikel Terkait
Dortmund Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Kalahkan Hamburg
AC Milan Tundukkan Torino 3-2 dalam Laga Sengit di San Siro
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi
Derby Rhein Berakhir 3-3, Köln Bertahan dengan 10 Pemain